Hari ini saya ingin mencoba membahas tentang WiMax VS LTE.
Apa sih sebenarnya WiMax? WiMax merupakan pengembangan lebih lanjut dari
yang sering kita gunakan wifi. Biasa kita menggunakan wifi ieee 802.11a ,
802.11g dan 802.11n. WiMax ini merupakan pengembangan yang terbaru menggunakan
ieee802.16 jadi perangkat untuk koneksinya pun sudah berbeda dari wifi biasa.
Untuk kecepatan WiMax telah mendukung sampai 70 Mbits/s tidak berbeda jauh
dengan wifi biasa yang mencapai 54 Mbits/s tetapi yang membedakannya dari segi
jangkauan, WiMax ini mampu menjangkau hingga radius 50 Km. Perusahaan yang
menggunakan WiMax ini sebagai pendukung 4G nya antara lain clearwire, google,
sprint, dan intel.
Long Term Evolution LTE adalah teknologi radio 4G yang masih dalam tahap
pengembangan oleh 3GPP dengan kemampuan pengiriman data mencapai kecepatan 100
Mbit/s secara teoritis untuk downlink dan 50 Mbit/s untuk uplink. Kecepatan ini
dapat dicapai dengan menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing
(OFDM) pada downlink dan Single Carrier Frequency Division Multiplex (SC-FDMA)
pada uplink, yang digabungkan dengan penggunaan MIMO. Nantinya seluruh jaringan
pada teknologi LTE akan berbasiskan Internet Protocol (IP) atau disebut juga
All IP Networks (AIPN).
Teknologi LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih
baik, peningkatan kapasitas radio, latency dan brasional yang rendah bagi
operator serta layanan pita lebar nirkabel bergerak kualitas tinggi untuk
pengguna. Perubahan yang terjadi pada LTE dibandingkan standar sebelumnya ada
tiga, yaitu air interface, jaringan radio, dan jaringan core. Dengan LTE,
pengguna dapat mengunduh dan mengunggah video beresolusi tinggi, mengakses
e-mail dengan lampiran besar, serta dapat melakukan video conference setiap saat.
Kemampuan LTE lainnya adalah untuk mengoperasikan fitur Multimedia Broadcast
Multicast Service (MBMS), yang sebanding dengan DVB-H dan Wimax LTE dapat
beroperasi pada salah satu spektrum yang termasuk standar IMT-2000 (450, 850,
900, 1800, 1900, 2100 MHz) ataupun pada spektrum baru seperti 700 MHz dan 2,5
GHz.
Kelebihan dan kekurangan Wimax:
Kelebihan
- Akses secepat broadband
- Pembangunan infrastrukturnya jauh lebih cepat dan lebih murah ketimbang akses broadband
- Area jangkauan lebih luas ketimbang wifi dan akses broadband wimax akan menjadi pelengkap dan penantang baru terutama terhadap teknologi wireless sekarang
- Merupakan target pasar baru bagi perusahaan yang mengeluti bidang nirkabel
- Para produsen mikrolektronik akan mendapat lahan baru untuk dikerjakan
- Penggunaan akhir akan mendapatkan banyak pilihan dalam berinternet. Wimax merupakan salah satu teknologi yang dapat memudahkan kita untuk koneksi dengan internet secara mudah dan berkualitas
- Memiliki banyak fiturr yang selama ini belum ada pada teknologi wifi dengan standard ieee 802.11
- Dari segi coveragenya yang sudah mencapai 50 kilometer, wifmax udah memberikan kontribusi yang sangat besar
Kekurangan
- Seperti terjadi dengan negara lain di dunia, maka pemerintah indonesia pun belum menentukan frekuensi wimax yang akan digunakan. Kemungkinan besar vendor pertama yang membuat perangkat wimax di frekuensi 3,5 Ghz. Sedangkan di indonesia, frekuensi dimaksud juga digunakan untuk komunikasi satelit. Sehingga diperlukan penentuan range frekuensi yang tepat agar menguntungkan baik bagi operator, regulator maupun pengguna.
- Harga peralatan infrastruktur yang masih sangat mahal
- Teknologinya masih berkembang terus, sehingga bisa salah investasi
- Terlalu banyak jenis perangkat yang tidak saling kompatible
- Dibutuhkan pengalaman untuk memasang perangkatnya
- Kesulitan lain yang akan dihadapi orang indonesia adalah peraturan yang belum siap untuk mengadaptasikan teknologi ini karena kalau produsen peranti wimax sudah membuat card PCMCIA atau berbasis USB dengan penggunakan standard wimax nomadic, perantinya akan mudah didapat dimana saja
Kelebihan
Teknologi 4G LTE :
- Teknologi LTE menawarkan kecepatan downlink hingga 300 Mbps dan Uplink 75 Mbps
- LTE menggunakan Orthogonal Frequency Division Mutiplexing (OFDM) yang mentransmisikan data melaului banyak operator spektrum radio yang masing-masing sebesar 180 kHz
- Mendukung gelombang frekuensi yang saat ini digunakan oleh sistem IMT dan ITU-R
- Untuk di perkotaan, frekuensi band yang lebih tinggi dan digunakan untuk mendukung kecepatan tinggi mobile broadband
- Mendukung MBSFN (Multicast Broadcast Single Frequency Network)
- Peningkatan dukungan mobilitas tinggi
Kekurangan
Teknologi 4G LTE :
- Biaya untuk infrastruktur jaringan baru realtif mahal
- Jaringan harus diperbaharui maka peralatan baru harus diinstal
- LTE menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output), tentunya memerlukan antena tambahan pada pancaran pangakalan jaringan untuk transmisi data
- Sebagai akibatnya jika terjadi pembaharuan jaringan maka pengguna perlu membeli mobile device baru agar dapat menikmati jaringan yang mendukung teknologi LTE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar